Dari mana ya ceritanya . .. hmm … langsung aja deh , rasanya kesel banget melihat tingkah orang yang jail karna sangat merugikan sekali. Entah karna kebutuhan atau memang mata pencarian sehari harinya seperti itu. Jadi ceritanya saya dan keluarga sedang membangun rumah di suatu tempat yang daerahnya cukup sepi memang , pada awalnya tidak ada masalah , pekerjaan di lakukan dari pagi hingga sore , setiap sore kami pulang ke tempat tinggal yang saat ini di pakai , tempatnya lumayan jauh dari lokasi rumah yang sedang di bangun, sudah berjalan hampir 2 bulan kurang lebih , pembangunan bejalan aman dan nyaman walaupun kami selalu kerjar kejaran dengan hujan karna kondisinya memang sedang musim hujan . Pembangunan kami hentikan karna mendapat kabar bawa anak dari adik saya kondisinya sedang tidak sehat dan harus di rawat inap di rumah sakit di daerah setu , beberapa hari kami hentikan pekerjaan yaitu sekitar 4 hari , selama 4 hari tersebut kami tidak mengunjungi tempat pembagunan padahal kami selalu melawatinya ketika sedang menjenguk kerumah sakit.
pada hati itu saya coba mengunjungi tidak di temani siapapun hanya sendiri saja , saya lihat kondisi baik baik saja normal dan saya sempatkan berkunjung ke tengga sebelah rumah sempat berbincang-bincang dengannya.
Kondisi sudah membaik dan sudah sehat kembali hingga bisa di pulangkan ke rumah dan keluar dari rumah sakit.
Ke esokan harinya kami mulai kembali pembangunan rumah yang sempat tertunda, kaget dan kesal rasanya ternyata ada bahan bahan yang di gunakan tidak ada di tempat , setelah kami cek cek ke dalam bangunan kami temukan ada tembok yang sudah sempat di pasang kondisinya rubuh , disitu kami menyadari bahwa sudah ada orang yang jail dan GAK PUNYA OTAK , entah itu untuk memenuhi kebutuhannya atau memang mata pencarian sehari harinya intinya merugikan orang lain dan termasuk perbuatan kejahatan.
Kami mencoba tenang dan memperbaiki semuanya yang tidak beres, kami kira mungkin sudah selsai tidak akan terjadi kembali hal seperti ini, namun ternyata perkirain kami salah setelah beberapa hari kemudian ternya masih ada , dia mencoba mengambil bahan bahan bangunan yang ada di sekitar lokasi pembangunan , mungkin percobaannya mengambil gagal namun tetap saja ada bagian sisi bangunan yang rusak yaitu retaknya tembok bangunan, rasanya kesal dan ingin sekali menghajar itu orang kalu saja tahu siapa sebanarnya.
mau bagaimana lagi kami mencoba ikhlas dan tetap melanjutkan perkerjaan kami dan berharap itu adalah kejadian untuk yang terakhir kali aamiin.

Sekian dan terima kasih cerita pengalaman saya dan keluarga , bagi temen temen yang punya cerita yang sama atau mirip hal seperti di atas bisa komen dibawah ini ya 🙂

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
312